Waktu saat ini :
Selamat datang di rumah cyberku
penulis: heru>>
Jika diibaratkan dengan rumah di dunia nyata, maka website ini seperti rumah kecil dengan
arsitektur sederhana. Dindingnya terbuat dari papan kayu.Atap dan lantainya juga dari kayu. Halaman
tidak terlalu luas, tetapi ditumbuhi oleh berbagai macam tanaman yang bermanfaat, berbagai jenis
tanaman obat, sayuran dan beberapa jenis pohon buah-buahan.
Tidak ada hiasan apapun di rumah ini, selain dari corat-coret yang tidak terlalu penting,
tidak ada gambar-gambar maupun animasi flash yang memikat.
Semua itu saya lakukan
demi konsep penghematan dan kesederhanaan, yang Insya Allah akan diterapkan dalam segala hal.
Semua orang tahu, untuk berlangganan jalur internet pita lebar ( broadband internet ) tidaklah murah.
Untungnya, untuk mengakses web ini, orang tidak perlu menggunakan sambungan internet pita lebar itu,
cukup dengan koneksi standar 64 kbps
, bahkan dengan koneksi modem gsm standar atau cdma sudah mencukupi dan tidak
akan terasa lambat.
Lalu, apa saja yang bisa diperoleh disini ? silahkan arahkan mouse ke menu navigasi. selamat menikmati perjalanan, semoga menyenangkan.
Salam,
heru
3 Mei 2009 07:14
Sinkronisasi data mysql
Penulis: heru>>
Permasalahan yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat saya pecahkan adalah sinkronisasi
data pusat dengan cabang. Berbagai cara sudah dicoba diantaranya dengan rsync, ftp,
tetapi hasilnya masih belum menggembirakan. sinkronisasi dengan ftp sangat tidak dianjurkan
karena berkaitan dengan ukuran data yang di transfer.
Agar data asal dengan duplikasinya sama,
service mysql harus dimatikan, ini akan menimbulkan masalah dari sisi user karena mereka
menjadi tidak bisa bekerja, sementara lama waktu untuk menyalin data berkisar 30 s.d. 60 menit.
Sedang dipikirkan cara baru yaitu denga cara replikasi mysql dimana salah satu databasenya menjadi
master dan lainnya menjadi slave.
2 April 2009
Rumah
penulis: Heru>>
Pulang ke rumah yang nyaman adalah cita-cita semua orang. setelah lelah seharian keluyuran (mending seharian,
kadang juga sampai tengah malam baru bisa pulang)
diluar mencari rezeki yang halal, kembali ke rumah merupakan sesuatu yang paling menyenangkan.
sudah terbayang betapa senangnya bertemu anak istri yang sudah dengan setia menunggu dirumah, membayangkan senyum
manis isti menyambut kedatanganku dan selalu mendoakan semoga selamat dan tidak kurang suatu apapun, adalah
harta termahal yang dimiliki.
Rumah tempat berlindung dari panas dan hujan, tempat mendidik anak-anak generasi penerus, juga tempat
beribadah pada Allah, tempat berkreasi, tempat menyalurkan hobi,
atau mengembangkan keahlian lainnya.
Rumah yang baik haruslah memliki beberapa persyaratan.